Rabu, 05 Maret 2014

PSYCHOLOGY

what is psychology?

menurut asal mula katanya (etimologi) , Psychology berasal dari kata Yunani Kuno "Psyche" yang artinya jiwa dan "Logos" yang artinya ilmu. Jadi, psychology adalah ilmu yang memperlajari tentang kejiwaan seseorang.

"Psychology is the scientific study of behavior and mental processes".[1]
Psikologi adalah studi ilmiah tentang prilaku dan proses mental.
3 istilah kunci dalam definisi ini: ilmu pengetahuan, perilaku, dan proses mental.
-Sains: psikologi menggunakan metode yang sistematis untuk mengamati perilaku manusia dan menarik kesimpulan.
-Perilaku: segala sesuatu yang kita lakukan yang dapat langsung diamati.
-Proses mental: pikiran, perasaan, dan motif yang kita masing-masing pengalaman pribadi tetapi yang tidak dapat diamati secara langsung.

Psikologi adalah mata pelajaran yang beragam, didasarkan pada ilmu pengetahuan, tetapi dengan aplikasi yang hampir tak terbatas dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa psikolog melakukan penelitian dasar, pengembangan teori dan menguji mereka melalui metode penelitian dengan hati-hati mengasah melibatkan observasi, eksperimen dan analisis. Psikolog lain menerapkan pengetahuan ilmiah disiplin untuk membantu orang, organisasi dan masyarakat berfungsi lebih baik.[2]

Psikologi menurut :

  • Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid 13 (1990), Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan binatang baik yang dapat dilihat  secara langsung maupun yang tidak dapat dilihat secara langsung.
  • Dakir (1993), psikologi membahas tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya.
  • Muhibbin Syah (2001), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan.[3]
  • Crow & Crow, psychology is the study of human behavior and human relationship. (Psikologi adalah tingkah laku manusia, yaitu interaksi manusia dengan dunia sekitarnya, manusia dan manusia, maupun manusia dan bukan manusia : hewan, kebudayaan, iklim, dll).
  •  Sartain, psychology is the scientific study of behavior oh living organism, with especial attention given to human behavior. (Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku organisme yang hidup, terutama tingkah laku manusia).
  • Bruno (1987), psikologi dibagi dalam tiga bagian, yaitu : pertama, psikologi adalah studi mengenai "ruh". kedua, psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai "kehidupan mental". ketiga, psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai "tingkah laku" organisme.[4] 


  • Sejarah Singkat Psikologi 
    Sejarah psikologi dapat ditelusuri pada masa Yunani kuno. Pada tahun 1600-an, filsuf Perancis yang terkenal, Rene Descartes, memperkenalkan konsep dualisme yang menekankan pada tubuh dan pikiran yang pada dasarnya adalah dua entitas terpisah yang berinteraksi bersama untuk membentuk pengalaman.

    picture 1.1 Rene Descartes

    Pada pertengahan abad ke-19, muncul Wilhelm Wundt, seorang ahli ilmu fisiologi Jerman yang terkenal akan karya-karyanya, menguraikan hubungan yang paling penting antara fisiologi dan psikologi. Dia mempelajari tentang kesadaran manusia dan berusaha untuk menerapkan metode eksperimental tertentu untuk mempelajari proses mental internal. Proses ini sekarang dikenal dengan introspeksi.[5] 
    picture 1.2 Wilhem Wundt
    Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di University of LeipzigJerman. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini, maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. dengan berdirinya laboratorium ini pula, lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan, sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan.[6] Wilhelm Wundt sampai sekarang dikenal sebagai "Bapak Psikologi".
    Salah satu murid Wundt yang paling terkenal, Edward Titchener, menjadi salah satu pendiri sekolah psikologi pertama. Edward Titchener memunculkan sebuah pemikiran baru yang disebut strukturalisme. Menurut strukturalisme, kesadaran manusia dapat dipecah menjadi bagian-bagian kecil. Menggunakan introspeksi, siswa dilatih untuk berusaha memecahkan reaksi dan tanggapan yang paling dasar dari semua persepsi dan sensasi.
    picture 1.3 Edward Titchener

    Psikologi kemudian berkembang di Amerika pada abad ke-19. William James adalah seorang psikolog Amerika terkemuka selama periode ini dan prinsip-prinsip psikologi membuatnya menjadi disebut sebagai Bapak Psikologi Amerika. Konsep dan gagasan William James dikenal dengan nama fungsionalisme. Fungsionalisme terfokus pada perilaku manusia bekerja untuk membantu masyarakat di lingkungan masing-masing. Fungsionalis menggunakan metode seperti observasi langsung. Fungsionalis menekankan pada kenyataan bahwa kesadaran adalah proses yang selalu berubah dan berkelanjutan. 
    picture 1.4 William James

    Sampai saat itu, psikologi cenderung lebih menekankan pada pengalaman manusia secara sadar. Sigmund Freud, dokter Austria yang terkenal karena mengubah wajah psikologi sedemikian rupa, mengedepankan teori kepribadian yang menekankan pada pentingnya pikiran bawah sadar. Penelitiannya dengan orang yang menderita penyakit mental seperti histeria membuatnya percaya bahwa pengalaman anak usia dini serta impuls bawah sadar kita memberi kontribusi besar terhadap pengembangan kepribadian dan perilaku orang dewasa. Menurutnya, gangguan psikologis pada dasarnya akibat dari konflik tak sadar yang terjadi dalam diri kita, dan yang menjadi tidak seimbang. Teorinya memiliki dampak besar pada psikologi di abad ke-20, yang mempengaruhi bidang lainnya seperti sastra, seni dan budaya.
    picture 1.5 Sigmund Freud
    Psikologi berkembang secara dramatis selama abad ke-20 dan muncul pemikiran yang dikenal dengan behaviorisme. Behaviorisme adalah perubahan yang sangat besar dari semua perspektif teoritis sebelumnya, dan menolak penekanan pada pikiran sadar serta pikiran bawah sadar. Melainkan berusaha untuk membuat disiplin yang lebih ilmiah dengan menekankan pada perilaku yang dapat diamati. Perilaku menekankan pada kenyataan, bahwa materi pelajaran psikologi pada dasarnya adalah perilaku manusia. Dampak dari aliran pemikiran ini sangat besar dan mendominasi selama hampir 50 tahun. Meskipun akhirnya runtuh, prinsip-prinsip dasar behaviorisme masih digunakan sampai sekarang. Metode terapi sering digunakan untuk membantu anak-anak mengatasi perilaku maladaptif dan belajar keterampilan baru.
    Pada pertengahan abad ke-20, muncul pemikiran yang kita kenal dengan psikologi humanistik, konsep teoritis yang meletakkan penekanan pada pengalaman sadar.
    Disiplin ilmu psikologi telah mengalami pertumbuhan dan perubahan besar sejak awal kemunculan Wilhelm Wundt. Psikologi sejak itu terus berubah dan berkembang, membawa perspektif baru. Penelitian psikologis sekarang berfokus pada banyak aspek dari perilaku manusia dan pengalaman, yang mengacu pada faktor budaya dan sosial, serta pengaruhnya pada perilaku manusia.

    Psikologi di Masa Kini
    -Penelitian Psikologi, 
    Scientific Method
    Pendekatan yang digunakan oleh psikolog untuk secara sistematis memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang perilaku dan fenomena lain yang menarik
     Empat langkah utama, yaitu :
    1. Mengidentifikasi pertanyaan yang menarik.
    2. Merumuskan penjelasan.
    3. Melakukan penelitian yang dirancang untuk mendukung atau menolak penjelasan.
    4. Mengkomunikasikan temuan.

    -Penelitian Psikologi
    Penelitian adalah penyelidikan sistematis yang ditujukan untuk penemuan pengetahuan baru.
    Ada beberapa jenis penelitian, yaitu :
    1. Descriptive Research
    -Pengamatan Naturalistik
    Seorang penyidik ​​mengamati beberapa tingkah laku yang terjadi secara alami dan tidak membuat perubahan dalam situasi.
    Contoh: Duduk di atas kelas untuk melihat seberapa sering siswa laki-laki berbicara di kelas, sebagai lawan seberapa sering siswa perempuan berbicara.

    -Survey Penelitian
    Contoh orang yang dipilih untuk mewakili kelompok yang lebih besar dari bunga (populasi) diminta serangkaian pertanyaan tentang perilaku mereka, pikiran, atau sikap.
    Contoh: Memiliki sampel orang (jumlah yang sama dari siswa laki-laki dan perempuan) mengisi kuesioner tentang kebiasaan belajar mereka dan nilai.

    -Studi Kasus
    Sebuah penyelidikan intensif mendalam dari satu individu atau sekelompok kecil.
    Contoh: Investigasi mahasiswa akademis sukses dengan disleksia untuk mencari tahu apa perilaku tertentu menyebabkan keberhasilan akademisnya. Temuan dari penelitian ini kemudian dapat digunakan untuk membantu siswa lain dengan disleksia berbuat lebih baik di sekolah.

    2. Correlational Research
    adalah dua set variabel diperiksa untuk menentukan apakah mereka terkait, atau berkorelasi. 
    = variabel
    -Perilaku, peristiwa, atau karakteristik lain yang dapat mengubah, atau bervariasi, dalam beberapa cara.
    = koefisien korelasi :
    -positif
    -negatif
    Contoh: Membandingkan jumlah waktu yang dihabiskan belajar untuk kinerja siswa pada tes untuk melihat apakah jumlah waktu siswa yang diteliti dipengaruhi nilai ujian mereka.

    3. Experimental Research
    Seorang peneliti menyelidiki hubungan antara dua atau lebih variabel dengan sengaja mengubah satu variabel dalam situasi terkendali dan mengamati efek perubahan yang pada aspek lain dari situasi.
    kelemahannya adalah, eksperimental memanipulasi keadaan/situasinya.[7]


    Pekerjaan dalam Psikologi
    1. Psikologi Klinis: dapat bekerja di rumah sakit atau puskesmas. Tugas psikologi klinis adalah mereka akan menangani stres, depresi, dll. 
    2. Psikologi PIO: dapat bekerja di perusahaan dan menjabat sebagai HRD (Human Resource Development). Tugas HRD adalah mereka akan merekrut dan memilih karyawan baru, mengembangkan potensi karyawan / kepemimpinan / organisasi / perusahaan. Ini juga bisa menjadi motivator, trainer, konsultan di bidang administrasi, dll.
    3. Psikologi Sosial: dapat bekerja di LSM (Lembaga Sosial Masyarakat), partai politik, anggota DPR, dll. 
    4. Psikologi pendidikan: bisa guru / dosen, konsultan kepada Menteri Pendidikan, guru yang memberikan bimbingan konseling. 
    5. Psikologi Perkembangan: psikologi bisa menjadi anak / remaja / orang tua. Mereka dapat berdiri sendiri sebagai mendirikan perusahaan, menjadi seorang psikolog, atau bergabung dengan perusahaan konsultan. 
    6. Psikologi forensik: bekerja di daerah khusus yang berhubungan dengan persimpangan psikologi dan hukum. Psikolog forensik sering terlibat dalam perselisihan tahanan, klaim asuransi dan tuntutan hukum.
    Referensi
    1. ^ King, Laura. (2011). The Science of Psychology: An Appreciative View 2nd edition2nd Edition. McGraw Hill. New York.
    2. ^ American Psychological Association. Diambil tanggal 5 Maret 2014, dari http://www.apa.org/about/index.aspx
    3. ^ Haryanto, S.Pd.(2011, Desember 14). Pengertian Psikologi menurut Beberapa Ahli
    Diambil tanggal 5 Maret 2014, dari http://belajarpsikologi.com/pengertian-psikologi/
    4. ^ Cybercounseling Indonesia.(2009, Oktober 29). Definisi Psikologi menurut Para Ahli. Diambil tanggal 5 Maret 2014, dari http://cybercounselingstain.bigforumpro.com/t36-definisi-psikologi-menurut-para-ahli
    5. ^Atikel. Ringkasan Sejarah Psikologi. Diambil 5 Maret 2014, dari http://artikel1.coffemix.com/6696/ringkasan-sejarah-psikologi/
    6. ^ Wikipedia. Diambil 5 Maret 2014, dari http://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi
    7. ^ BINUS University. BINUS MAYA : Human Realities in the light of Sociology, Anthropology, Philosophical Anthropology, and Psychology. Diambil tanggal 16 April 2014, dari http://cms.binus.ac.id/Backend2/ContentCoNEW//L0716/CO/L07160000220134012Human%20Realities.ppt

    Rabu, 26 Februari 2014

    SOCIOLOGY

    what is Sociology?


    Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang berarti kawan, teman sedangkan Logos berarti ilmu pengetahuan. Pada umumnya sosiologi dikenal sebagai ilmu pengetahuan tentang masyarakat.


    Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan, memiliki kepentingan bersama, dan memiliki budaya. Sosiologi hendak mempelajari masyarakat, perilaku masyarakat, dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. Sebagai sebuah ilmu, sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum.[1]


    Nah, berikut adalah pendapat menurut para ahli tentang "Sosiologi" :


    1. Auguste Comte

    Sosiologi adalah suatu studi positif tentang hukum-hukum dasar dari berbagai gejala sosial yang dibedakan menjadi sosiologi statis dan sosiologi dinamis.
    Istilah ‘sosiologi’ pertama kali digunakan oleh Auguste Comte pada tahun 1839, seorang ahli filsafat kebangsaan Prancis. Auguste Comte adalah orang yang pertama kali menggunakan istilah tersebut sebagai pendukatan khusus untuk mempelajari masyarakat. Selain itu, dia juga memberi sumbangan yang begitu penting terhadap sosiologi. Oleh karena itu para ahli sepakat untuk menyebutnya sebagai ‘Bapak Sosiologi’. Mengapa? Memang harus diakui bahwa Auguste Comte sangat berjasa terhadap ilmu sosiologi.
    Auguste Comte
    picture 1.1 Auguste Comte

    2. Pitirim A. Sorokin
    Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari:
    -Hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial, misalnya antara gejala ekonomi dengan agama, keluarga dengan moral, hukum dengan ekonomi, dsb. 
    -Hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala non sosial (misalnya dengan gejala geografis, biologis, dsb).
    -Ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial.


    Pitirim A. Sorokin
    picture 1.2 Pitirim A. Sorokin

    3. Emile Durkheim

    Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari fakta sosial. Fakta sosial adalah cara bertindak, berpikir, dan mampu melakukan pemaksaan dari luar terhadap individu.

    Emile Durkheim
    picture 1.3 Emile Durkheim


    4. Max Weber

    Sosiologi adalah ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan sosial. Tindakan sosial adalah tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan dan berorientasi pada perilaku orang lain.
    Max Weber
    picture 1.4 Max Weber


    5. Mayor Polak

    Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari masyarakat secara keseluruhan, yaitu hubungan antara manusia satu dengan manusia lain, manusia dengan kelompok, kelompok dengan kelompok, baik kelompok formal maupun kelompok informal atau baik kelompok statis maupun kelompok dinamis.[2]

    Perkembangan Sosiologi
    Filsuf / otoritas keagamaan masyarakat kuno dan abad pertengahan melakukan observasi perilaku manusia.
    - Teori Eropa di abad ke-19 membuat sumbangan pionir pada pengembangan ilmu perilaku manusia.


    Mayor Perspektif Teoritis
    - Perspektif Fungsionalis
    Menekankan cara-cara dari suatu masyarakat yang terstruktur untuk menjaga stabilitas.
    Ada beberapa jenis fungsi, yaitu :
    1. Fungsi Manifest: Lembaga terbuka, menyatakan, fungsi sadar yang melibatkan dimaksudkan dan diakui konsekuensi dari aspek masyarakat.
    2. Fungsi laten: fungsi Sadar atau tidak diinginkan yang mungkin mencerminkan tujuan tersembunyi dari lembaga.
    3. Disfungsi: Elemen atau proses masyarakat yang dapat mengganggu sistem sosial dan stabilitas.

    - Perspektif Konflik

    Mengasumsikan perilaku sosial paling baik dipahami dalam hal konflik atau ketegangan antara kelompok yang bersaing.
    The Marxis View: Konflik adalah bagian dari kehidupan sehari-hari dalam semua masyarakat.
    Teori konflik yang lebih "radikal" dan "aktivis" daripada fungsionalis.

    - Perspektif Interaksionis
    Generalisasi tentang bentuk-bentuk interaksi sosial sehari-hari untuk menjelaskan masyarakat secara keseluruhan.

    Karir di sosiologi
    Jumlah siswa yang lulus dengan gelar di bidang sosiologi terus meningkat.
    Sosiologi menyediakan latar belakang seni liberal yang kuat untuk posisi entry-level sebagai berikut :
    - Bisnis.
    - Pelayanan Sosial.
    - Yayasan.
    - Organisasi Masyarakat.
    - Pelaksanaan Hukum.
    - Pemerintahan.[3]

    Referensi
    1. ^ Wikipedia. Diambil tanggal 26 Februari 2014, dari http://id.wikipedia.org/wiki/Sosiologi
    2. ^ Hedi Sasrawan. 12 Pengertian Sosiologi menurut Para Ahli. Diambil tanggal 26 Februari 2014, dari http://hedisasrawan.blogspot.com/2012/12/pengertian-sosiologi-menurut-para-ahli.html
    3 ^ BINUS University. BINUS MAYA : Human Realities in the light of Sociology, Anthropology, Philosophical Anthropology, and Psychology. Diambil tanggal 16 April 2014, dari http://cms.binus.ac.id/Backend2/ContentCoNEW//L0716/CO/L07160000220134012Human%20Realities.ppt

    ABOUT ME ^^

    haihaihai...
    berhubung ini kali pertama saya membuat blog,, so, maaf kalo blog nya ngak sesuai dengan harapan2 anda2 semua.. hehe
    ohya, 
    perkenalkan, 
    nama saya Stella Wong... biasa di panggil Stella..
    saya sekarang kuliah di jurusan Psikologi, Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta Barat.
    saya masih termasuk baru di Universitas BINUS (berhubung saya baru semester 2)...
    saya juga masih sangat asing dan baru di Kota Jakarta ini...
    asal saya sebenarnya dari Makassar, Sulawesi Selatan -maaf curhat dikit- hehehe >.<

    walaupun jauh dari orang tua,,, dan baru tinggal di Jakarta kurang lebih 6bulan.. saya sudah sedikit demi sedikit "beradaptasi" ... dengan bantuan kakak saya yang tinggal disini, saya lebih dikenalkan lagi seperti apa itu kota Jakarta.
    selama di Jakarta, saya tinggal di BINUS Square bersama kakak saya,,,, hehe
    -sekedar info, BINUS Square itu sejenis "apartment" khusus untuk mahasiswa/i BINUS University loh... hahaha-
    nah, kakak saya juga merupakan mahasiswa BINUS University... jurusan TI dan sekarang sudah semester 7 loh...
    saya dan kakak saya banyak menghabiskan waktu bersama,,, melakukan hal2 konyol di kamar setiap hari, makan bareng, dan banyak lagi...
    setiap hari minggu (kalau tidak ada halangan) kami berdua pergi jalan2 ke Mall dalam rangka "Sister Days Out"... hehehe~
    I Love Her so so much ~ she was my only family in Jakarta!

    nahh, saya mau cerita juga nih, tentang teman2 saya yang yahhh..... rada2 gila gitu,, haha
    ada Annisa Nur Rizki, Yolanda Caroline, Yobi Yusdita, Adha Sandy Pradana... dan beberapa lagi yang sering "nimbrung" ... wkwk
    mereka itu suka malu2in,ngomongnya ngelantur, tingkahnya...ohmay! kocaknya minta ampun dah! but, i love them...
    bisa ngabisin waktu berjam2 dengan mereka, walaupun pembicaraan kami pasti selalu ngaco dan aneh2 gitu deh...
    tapi,,, itulah KAMI... hahaha! and i love spending my time with them!


    picture 1.1 this is me

    picture 1.2 this is me, with my sister... 
    she's beautiful, right?

    picture 1.3 another picture~

    picture 1.4 when we were doing our "sister days out" 
    hehehe

    picture 1.5 piece

    picture 1.6 playing Ice Skate together~ 
    and same sweater ... the sweater that she bought when she went to Japan! love it so much~

    picture 1.7 this is me, yolanda, and annisa. 
    taking pictures as much as we can! >.< wkwk

    picture 1.8 this is us! 
    annisa, me, yolanda, yobi, arista, and yonathan! at pizza hut, grand indonesia...

    picture 1.9 this is us! 
    x)
    picture 1.10 yeah! 
    bejat wannabe! xD